.::Wilujeung Sumping di Website Agus Muhar::.

Semoga site gratisan ini bukan hanya menambah literatur-literatur dalam dunia kepenulisan, tetapi juga lebih khusus untuk menambah khazanah keilmuan keislaman, karena di masa kebangkitan seperti sekarang ini (menurut sejarah islam) yang sebelumnya Islam di Andalusia (Spanyol) begitu kuat dan hebatnya, harus tunduk dan hancur oleh kaum Hulagu dari bangsa Bar-Bar, oleh karena itu kita pun di harapkan untuk selalu berkarya, baik melalui dunia kepenulisan, dunia jurnalistik maupun yang lainnya, karena memang tidak bisa kita pungkiri bahwa Islam khususnya yang ada di Indonesia ini sangat butuh dengan orang-orang yang profisional dalam bidangnya masing-masing.

Nah...site ini pun tampil untuk menunjukkan bahwa kami ingin menambah khazanah keislaman dalam berkarya, walaupun hanya sebutir debu di padang pasir, tetapi akan sangat bermakna jika kita mendalaminya, Amin

Rabu, 16 Desember 2009

Kembang Gula Kelapa “KMM” Home Industri.

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA KEWIRAUSAHAAN

A. JUDUL PROGRAM
Kembang Gula Kelapa “KMM” Home Industri.

B. LATAR BELAKANG
Melihat perkembangan ekonomi saat ini, banyak lulusan Perguruan tinggi yang menjadi pengangguran, hal itu disebabkan sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia dibandingkan dengan pencari kerja. Hal itu juga dipicu oleh paradigma berfikir bahwa para lulusan Perguruan Tinggi saat ini yang menganggap orang gajian lebih baik, lebih menjamin kelangsungan hidup daripada membuka usaha sendiri yang memiliki resiko tingkat ketidakpastian yang cukup tinggi.
Salah satu alternative yang dapat mengatasi masalah pengangguran yang semakin menjamur saat ini adalah dengan membuka usaha sendiri atau berwira usaha. Dengan berwirausaha kita dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri, dimana dalam membuka usaha ini membutuhkan modal, berani mengambil resiko, optimis terhadap usaha yang dijalankan dan sungguh-sungguh menjalankan usaha. Tanpa kita sadari kita telah membuka peluang untuk pengangguran mendapatkan pekerjaan.
Dari sinilah berawal terjadinya perubahan paradigma yang berkembang di masyarakat. Maka dari itu, para lulusan sibuk mencari pusat-pusat pelatihan kewirausahaan yang dapat membuka cakrawala berfikir, sehingga dapat melahirkan ide-ide cemerlang yang diwujudkan dalam bentuk usaha. Dari kondisi inilah kami berinisiatif untuk membuka usaha pengolahaan buah kelapa menjadi kembang gula kelapa KMM (Karya Mahasiswa Mandiri) sebagai industri rumah tangga. Kembang gula kelapa ini memiliki ciri khas yang unik untuk cemilan dan sangat disukai oleh anak-anak bahkan orang dewasa.
Hasil pengamatan kami di pasaran kota Padang khususnya dan Sumbar pada umumnya , belum ada produsen yang bergerak untuk memproduksi kembang gula kelapa ini. Selama ini kembang gula kelapa hanya dibuat untuk makanan atau oleh-oleh ketika hari besar agama tiba. Sedangkan banyak masyarakat yang menyukai kembang gula ini, sehingga kami tertarik untuk memulai usaha produksi kembang gula kelapa.

C. PERUMUSAN MASALAH
a. Tingginya produksi kelapa didaerah Sumbar, perlu modifikasi produk kelapa
menjadi makanan ringan kembang gula kelapa
b. Kurangnya pengetahuan masyarakat dalam pengolahan kelapa menjadi cemilan cepat saji
c. Belum adanya produsen yang bergerak dibidang usaha kembang gula di kota Padang.

D. TUJUAN PROGRAM
1. Pengembangan jiwa kewirausahaan dalam diri mahasiswa sejak dini
2. Menumbuhkan kreatifitas dan keterampilan mahasiswa dalam pembuatan kembang gula kelapa.
3. Melatih jiwa kepemimpinan dan kemampuan manajerial dalam suatu usaha

E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Dari kegiatan PKMK ini, luaran yang diharapkan adalah agar kreatifitas dan keterampilan mahasiswa dapat berkembang menjadi wirausahawan terlatih sehingga siap terjun pada dunia usaha, sekaligus dapat mengembangkan usaha kembang gula kelapa yang sangat disukai.

F. KEGUNAAN PROGRAM
1. Meningkatkan jiwa kewirausahaan
2. Menumbuhkan kreatifitas dan keterampilan mahasiswa
3. Menciptakan pengalaman dalam berwirausaha serta dapat menciptakan lapangan pekerjaan skala kecil.




G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Kembang gula kelapa ini memiliki ciri khas yang unik untuk cemilan, dan sangat disukai oleh anak-anak bahkan orang dewasa. Kembang kelapa juga memiliki daya tahan yang cukup lama ± 1 bulan, selain itu proses pengolahannya juga cukup mudah dan mengandung protein nabati yang cukup tinggi.
Ciri-ciri khas dari kembang kelapa yaitu; bentuknya yang mirip dengan bunga mawar diolesi dengan coklat dan penuh warna-warni dengan mutiara. Berat kambang gula yaitu ± 20 gr. Design dari kembang gula ini yaitu dibungkus dengan plastik bergambar agar kemasannya lebih unik dan dapat menarik konsumen.
Dari pengamatan kami di pasaran kota Padang, belum ada produsen yang bergerak untuk memproduksi kembang gula kelapa ini. Selama ini kembang gula kelapa hanya dibuat untuk makanan atau oleh-oleh ketika hari besar agama tiba. Sedangkan banyak masyarakat yang menyukai kembang gula ini, sehingga kami tertarik untuk memulai usaha produksi kembang gula kelapa.

H. METODE PELAKSANAAN
1. Alat dan Bahan
a. Alat
 Pemarut
 Ember
 Sendok goreng
 Sendok cetak
 Kuali
 Kompor minyak
 Oven
 Kertas Kap
b. Bahan
 Kelapa muda
 Coklat
 Gula
 Pewarna alami
 Mutiara kue

2. Metoda Kerja
A. Metode dalam pembuatan kue kembang gula
Ada beberapa fase dalam pembuatan kue kembang gula

1. Fase pertama
a. Pembuatan Pewarna Alami
Pewarna alami ini di buat dengan menggunakan daun pandan. Adapun cara pembuatannya yaitu daun pandan diblender dan diekstrasi sehingga diambil sarinya dan di tambahkan air secukupnya, kemudian dilakukan penyaringan.
b. Pembuatan kelapa parutan
Kelapa agak tua diparut dan dikeluarkan dari tempurung sesuai dengan ukuran pemarutnya. Kemudian dimasukkan kedalam ember.
c. Pencampuran bahan
Campurkan kelapa, gula, dan pewarna alami sampai merata atau homogen.
d. Penyangraian
Campuran yang telah homogen tersebut disangrai di atas kompor ± 15 menit sampai kering dan bisa di cetak.

2. Fase Kedua
a. Pencetakan
Setelah melakukan sangrai,kue kembang gula dicetak ke dalam kertas kap kue.
b. Pengeringan
Pengeringan dilakukan didalam oven dan diangkat setelah kue terlihat kering.
c. Modifikasi bentuk
Modifikasi bentuk ini dilakukan agar kue kembang gula ini kelihatan lebih menarik. Caranya yaitu : kue yang telah keluar dari oven dilelehkan dengan coklat bagian atas, serta di taburkan dengan mutiara kue.



Adapun Diagram pembuatannya adalah sebagai berikut :
1. Fase pertama












2. Fase kedua










b. Pengemasan
Kemasan produk ini diberi label “Karya Mahasiswa Mandiri (KMM)” dengan design yang menarik.
c. Penyediaan tempat produksi
Kembang gula di produksi dengan menggunakan jasa rumah kos yang beralamat di Jl. Irigasi No. 51, RT 01/RW 01 Pasar Baru, Kec. Pauh Padang. Lokasi ini merupakan tempat kos penulis yang dekat dengan lokasi pemasaran yang strategis dengan lokasi kampus, Pasar Raya, dan tempat wisata .
Pembagian tugas dari masing-masing anggota yaitu sebagai penanggung jawab produksi, penanggung jawab pemasaran dan penanggung jawab keuangan.

d. Pemasaran
Pemasaran kue kembang kelapa ditujukan untuk anak-anak hingga orang dewasa karena kembang gula ini cukup digemari sebagai cemilan ringan. lokasi pemasaran ditempatkan pada kafe-kafe di lingkungan pada setiap fakultas Universitas Andalas, di sekitar tempat produksi, koridor kampus, di rumah-rumah kos, di mini market, dan warung-warung sekitar pasar baru. Pemilihan lokasi ini karena berdekatan dengan tempat tinggal para mahasiswa. kesukaan mahasiswa dalam mengemil di saat-saat senggang merupakan sasaran utama dalam penjualan produk.

I. JADWAL KEGIATAN
No Kegiatan 1 2 3

1 Persiapan kegiatan
Persiapan alat
Pembelian bahan
2 pelaksanaan
pembuatan
3 pemasaran
promosi
4 Pembuatan laporan





J. NAMA DAN BIODATA KETUA SERTA ANGGOTA PELAKSANA
1. Ketua Pelaksana
a. Nama : Eka Oktaviana
b. NIM/tahun : 06162007/2006
c. Tempat/tgl lahir : Kp. Ladang, 4 Oktober 1988
d. Alamat /telp : Jl. Tunggang, Kel. Pasar Ambacang No. 36 ,
RW 2/RT 5 Telp/HP: 081363530302
e. Jurusan/Prodi : Nutrisi dan Makanan Ternak
f. Karya Ilmiah :
- Bioarang sampah TPA Sebagai Sumber Energi Alternatif (2009)
- Kembang Gula Kelapa “KMM” Home Industri (2009)

2. Anggota Pelaksana
a. Nama : Evi Yulianti
b. NIM/Tahun : 06162004/2006
c. Tempat/tgl lahir : Marike, 14 September 1987
d. Alamat /telp : Jl. Irigasi No. 51, RT 01/RW 01, Pasar Baru.
e. Jurusan/Prodi : Nutrisi dan Makanan Ternak
f. Karya Ilmiah :
 Biogas Jerami Padi sebagai Sumber Energi Alternatif di Sumatera Barat (2009)
 Kembang Gula Kelapa “KMM” Home Industri (2009)

3. Anggota Pelaksana
a. Nama : Azhari Nuridinar
b. NIM/tahun : 05163023/2005
c. Tempat/tgl lahir : Pariaman, 28 Pebruari 1987
d. Alamat /telp : Jln. Batusangkar V no 850 Siteba, Padang 25146.
Telp/HP : (0751) 461204/ 085274019697
e. Jurusan /Prodi : Produksi Ternak/Teknologi Hasil Ternak

f. Karya Ilmiah :
- Bioarang Sebagai Sumber Energi Alternatif Pengganti Minyak Tanah Yang Murah Dan Ramah Lingkungan (2007).
- Teknologi Penyamakan Kulit (2007)
- Meraih Peluang Pasar Keripik Bayam di Kota Padang (2008).
- Dampak Aplikasi Komputer di Perguruan Tinggi. (2008)
- Pengenalan Budaya Minang Kabau melalui kreasi Sablon (2009).
- Aplikasi Biogas dari Isi Rumen Mengatasi Masalah Limbah di Rumah Potong Hewan (RPH) (2009).

K. NAMA DAN BIODATA PEMBIMBING
a. Nama : Dr. Ir. Ahadiyah Yuniza, MS
b. NIP/Gol. Pangkat : 131691905/IV a
c. Jabatan Struktural : S3/Lektor Kepala
d. Tempat/tgl lahir : Jakarta/23 Juni 1963
e. Bidang keahlian : Non Ruminansia
f. Alamat/ telp : Komp. Perumahan Unand Blok B III/02/10 Limau Manis Padang.Telp/HP : 0751-72924
g. Jurusan : Nutrisi dan Makanan Ternak
h. Karya Ilmiah :
- Pengaruh Jenis Kelamin dan Tingkat Substitusi Dedak Halus dalam Ransum Komersial terhadap Perkembangan Alat Pencernaan Ayam Kampung (Tahun 1985).
- Potensi dan Pemanfaatan Limbah Pertanian dan Limbah Industri Pertanian Sebagai Makanan Ternak di Kotamadya Padang (Tahun 1993).
- Penggunaan Daging Bekicot (Achatina Fulica) dalam Ransum Ayam Buras (Tahun 1994).
- Pengaruh Substitusi Ransum Starter dengan Tinja Ayam Petelur Terhadap Performance Ayam Buras (Tahun 1995).
- Efisiensi Penggunaan Energi Sehubungan dengan Kebutuhan Hidup Pokok Ayam Buras pada Periode Pertumbuhan (Tahun 1996).
- Respons Ayam Broiler di Didaerah Tropik terhadap Kelebihan asupan Energi dalam Upaya Menurunkan Kandungan Lemak Abdominal (Tahun 2002).
- Penelitian Pendahuluan Pola Pertumbuhan Differensial Ayam Broiler di Daerah Tropik (Tahun 2003).
- Pengaruh Pemberian Tepung Daun Kulit Manis Dalam Ransum Terhadap Performa Broiler (Tahun 2003).
- Penggunaan Tepung Buah Mengkudu dalam Ransum Broiler (Tahun 2004)
- Upaya Penurunan Lemak Tubuh Ayam Broiler Melalui Suplementasi Prekursor Karnitin Dalam Ransum Komersial Periode Grower (Tahun 2005)
- Penggunaan Energi di Atas Kebutuhan Hidup Pokok Pada Ayam Broiler Selama Umur 2-6 Minggu di Daerah Tropis (Tahun 2006)

L. RENCANA BIAYA
Biaya yang dibutuhkan dalam usaha kembang gula kelapa ini terdiri dari :
a. Biaya Pra operasional sebesar Rp. 500.000,- untuk biaya survey pasar dan izin.
b. Biaya Investasi peralatan sebesar Rp. 2.193.250,-
c. Biaya produksi perbulan sebesar Rp. 1.804.000,-
Sehingga total biaya yang dibutuhkan adalah sebesar Rp. 4.497.250 (empat juta empat ratus sembilan puluh tujuh ribu dua ratus lima puluh rupiah).

Rincian biaya adalah sebagai berikut :
1. Perhitungan biaya produksi 3.000 kembang gula per minggu
Biaya pengeluarananya :
a. Kelapa 30 buah @ Rp 3000,- = Rp 90.000,-
b. Gula 15 Kg @ Rp 10000,- = Rp 150.000,-
c. Kertas kup 3 bungkus @ 15000 = Rp 45.000,-
d. Minyak tanah 6 Liter @ 3500 = Rp 21.000,-
e. Kantong Plastik = Rp 30.000,-
f. Mutiara kue 5 Ons = Rp 30.000,-
g. Coklat batang 3 bungkus @ 15.000 = Rp 45.000,-
h. Biaya pemasaran = Rp 40.000,-
Total = Rp 451.000,-

2. Pendapatan per 1 kali produksi
Dari 1 buah kelapa dapat diproduksi 50 buah kue kembang gula. Maka untuk 30 buah kelapa, produksinya 1500 buah kue dengan harga kue @ 500,- . Jadi pendapatan yang dihasilkan untuk 1 periode produksi adalah :
1500 buah kue X Rp 500,- /buah = Rp 750.000,-
Dari pendapatan yang diperoleh selama 1 periode dapat diperoleh keuntungan :
Total Pendapatan – Biaya Pengeluaran =
Rp. 750.000,-  Rp. 451.000,- = Rp. 299.000,-
Apabila dalam 1 bulan dilakukan 4 kali produksi, jadi keuntungan yang diperoleh adalah :
Rp. 299.000,- × 4 = Rp. 1.196.000,-

3. Biaya Investasi Usaha Kembang Gula Kelapa KMM
No. Kegiatan Akun Banyak Harga/Rp/@ Sub Total Harga
Biaya Investasi
1. Pembelian kuali 1 Rp. 30.000,- Rp. 30.000,-
2. Sendok goreng 2 Rp. 10.000,- Rp. 20.000,-
3. Sendok cetak 2 Rp. 10.000,- Rp. 20.000,-
4. Parang 1 Rp. 50.000,- Rp. 50.000,-
5. Pisau 1 Rp. 9.750,- Rp. 9.750,-
6. Baskom 1 Rp. 10.500,- Rp. 10.500,-
7. Ember 1 Rp. 20.000,- Rp. 20.000,-
8. Wadah plastik 4 Rp. 50.000,- Rp. 200.000,-
9. Nampan 3 Rp. 20.000,- Rp. 60.000,-
10. Kompor Hock 2 Rp. 175.000,- Rp. 350.000,-
11. Oven 2 Rp. 500.000,- Rp.1.000.000,-
12 Sewa tempat 1 kamar Rp. 150.000,- Rp. 150.000,-
13. Staples+isi 1 Rp. 20.000,- Rp. 20.000,-
14. Blender 1 Rp. 120.000,- Rp 120.000,-
15. Sarung tangan 3 Rp. 3.000,- Rp 9.000,-
16. Serbet 3 Rp 3.000,- Rp 9.000,-
17. Alat tulis Rp. 100.000,-
18. Pemarut 3 Rp 5.000,- Rp. 15.000,-

Total Rp. 2.193.250,-

Biaya produksi per buah = Modal /jumlah produksi
= Rp 451.000,- /1500 buah
= Rp 300,67,- /buah
Harga jual = Rp 500,-
Laba yang diperoleh/buahnya = Rp 500,- Rp 300,67,- = Rp 199,33,-
Total laba = Rp 199,33,- x 1.500
= Rp 298.995,-

Perkiraan Break Even Point (BEP)
BEP dicapai bila total penerimaan = total biaya produksi
TC = TR
C x Q1 = P x Q2
Rp. 300,67,- x 1.500 = Rp. 500,- x Q2
Rp 451.000 = Rp. 500,- x Q2
Q2 = 902
% BEP = Q2/Q1 x 100%
= 902/1.500 x 100%
= 60,13%



Keterangan : TC = Total Cost (Total biaya produksi)
TR = Total Revenue (Total penerimaan)
C = Cost (Biaya/unit)
P = Price (Harga jual /unit)
Q1 = Quantity (Jumlah barang yang diproduksi)
Q2 = Quantity (Jumlah minimal barang yang harus dijual agar
tercapai BEP

























HALAMAN PENGESAHAN
USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

1. Judul Kegiatan : Kembang Gula Kelapa “KKM” Home
Industri
2. Bidang Kegiatan : PKMK
3. Bidang Ilmu : Sosial Ekonomi
4. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Eka Oktaviana
b. NIM : 06 162 007
c. Jurusan/Program Studi : Nutrisi dan Makanan Ternak
d. Universitas : Universitas Andalas
e. Alamat Rumah dan No Telp/HP : Jl Tunggang, Kel Pasar Ambacang No
36 RT 02 RW 03,081363530302
f. Alamat Email : ek4_okta@yahoo.co.id
5. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 2 orang
6. Dosen Pendamping
a. Nama lengkap dan Gelar : Dr, Ir Ahadiyah Yuniza, MS
b. NIP : 131 691 905
c. Alamat Rumah dan No Telp/HP : Komp Perumahan Unand Blok B/III/02/
10 Limau Manis Padang (0751) 72924
6.Biaya Kegiatan Total
a. Dikti : Rp 4.497.250,-
b. Sumber Lain : -
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 3 bulan


Padang, 15 Oktober 2009

Ketua Pelaksana



(Eka Oktaviana)
NIM. 06162007

Pembantu Rektor
Bidang Kemahasiswaan



(Dr. Ir. Badrul Mustafa Kemal, DEA)
NIP. 131642017






PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA



Judul Program
KEMBANG GULA KELAPA “KMM” HOME INDUSTRI




Bidang Kegiatan
PKM Kewirausahaan



DIUSULKAN OLEH :
EKA OKTAVIANA 06 162 007 (Ketua Pelaksana)
EVI YULIANTI 06 162 004 (Anggota Pelaksana)
AZHARI NURIDINAR 05 163 023 (Anggota Pelaksana)



UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG
2009

Sabtu, 10 Oktober 2009

Keju Sebagai Alternatif Minum Susu

By muharagus@yahoo.co.id
Bagi masyarakat di negara Barat, terutama Eropa, keju adalah makanan lazim yang tidak hanya sebagai teman makan roti, cheese cake atau cheesecake, cake keju, kue keju tapi juga menjadi paduan dalam berbagai menu makanan. Bahkan, bagi yang kurang suka minum susu, cheese cake atau kue keju bisa jadi pengganti. Ini karena keju berbahan dasar susu sehingga kandungan nutrisinya setara. Bagi masyarakat kita, keju masih dianggap sebagai makanan kelas menengah ke atas. Masyarakat yang biasa mengonsumsi keju atau cheesecake, sebagian besar masih sebatas mengonsumsi cake keju sebagai teman makan roti atau sebagai bahan pelengkap roti dan kue yang dapat ditemui di factory cheese cake atau cheesecake factory terdekat.

Keju, dalam kamus wikipedia, berasal dari kata Inggris kuno yaitu cese dan chiese, atau dari bahasa latin caseus. Dalam bahasa Jerman adalah kase, sedangkan di Prancis adalah fromage, serta Spanyol dan Italia menamakan produk ini sebagai queso dan formaggio. Keju terbuat dari bahan baku susu baik itu susu sapi, kambing, atau kerbau. Proses pembuatannya dilakukan dengan pembentukan dadih, setelah lebih dulu melakukan pasteurisasi terhadap susu untuk menghilangkan bakteri patogen sekaligus menghilangkan bakteri pengganggu dalam proses pembuatan dadih. Untuk produk yang sudah jadi anda bisa mengunjungi cheese cake bandung atau cheese cake tangerang terdekat.

Menurut pakar gizi dari Universitas Airlangga Surabaya, Dr dr Sri Adiningsih MS MCN, kandungan nutrisi dalam keju tergantung pada susu sebagai bahan dasarnya. Makin bagus kualitas susu dilihat dari kandungan nutrisinya, makin bagus pula kualitas keju tersebut seperti yang terdapat di cheese cake factory atau factory cheesecake. Makin tinggi kandungan lemak pada susu tersebut, makin tinggi pula kandungan lemak pada keju, sehingga dalam memilih keju yang cocok di factory cheese cake ataupun cheesecake factory, tinggal melihat pada kandungan gizi yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh kita. Kita tinggal menyesuaikan dengan usia dan kebutuhan gizi yang kita butuhkan, sehingga kita harus pintar-pintar membaca label gizi dalam kemasan makanan. Misalnya, makin bertambah usia kita atau memiliki berat badan berlebih, sebaiknya memilih keju berkadar lemak rendah. Anda bisa memilih keju yang sesuai di cheese cake factory atau factory cheesecake yang sudah dikenal banyak olah masyarakat. Biasanya terdapat cheese cake bandung atau cheese cake tangerang.

Kandungan gizi utama dalam keju, terdiri dari protein, kalsium, fosfor, zinc, vitamin A, lemak, dan zat lainnya. Laktosa, salah satu bahan dalam keju, adalah sumber karbohidrat utama. Kandungan gizi tersebut juga terdapat di cheesecake bandung dan cheesecake tangerang. Sayangnya, kandungan laktosa banyak yang hilang akibat proses pembuatan keju yang diproses dengan cara alamiah (tanpa teknologi). Dalam beberapa literatur, disebutkan ada beberapa jenis keju yang tidak boleh dikonsumsi wanita hamil yang dikhawatirkan mengandung bakteri berbahaya. Semisal jenis brie, camembert, blue cheese, yang merupakan jenis kejulunak, serta jenis lain yang dibuat dari susu kambing atau domba. Kesemua jenis keju tersebut dapat anda temui di cheesecake bandung dan cheesecake tangerang.

Sebaliknya, larangan itu belum bisa dibuktikan secara ilmiah karena baru sebatas dugaan. Bahkan, untuk mengonsumsi keju bagi wanita hamil yang sulit untuk minum susu karena pengaruh mual yang biasa dialami di usia kehamilan muda (3-4 bulan), agar mendapatkan nutrisi yang setara.

Kamis, 08 Oktober 2009

Cjemistry

KIMIA DASAR, BIOKIMIA, ILMU PANGAN HARUS SEGERA DILAHAP MINIMAL 1/2 BUKU SEBELUM KE LAB KIMIA TERAPAN MENGHADAPI WAJAH2 BARU DAN KEBISINGAN BARU

asisten kimia terapan baru nih

Sabtu, 23 Mei 2009

FSI Periode 2008-2009

Senin, 04 Mei 2009

FSI dulu dan sekarang



Jumat, 24 April 2009

Siapa Dia...?

Bapak yang selalu aku lihat di kedai ketika beliau pulang kuliah S2, yang akhir-akhir ini aku tahu informasinya karena beliau datang ngeprint dikedaiku. Penampilannya pasti orang sudah tahu siapa beliau jika mata kita melihatnya. Sederhana memang penampilannya tidak berlebih-lebihan, ramah, tidak lupa sama jam shalat. Itu aja sifatnya yang aku tahu. Dan mudah-mudahan bisa aku tiru sifat baiknya.

Minggu, 05 April 2009

Pesta Demokrasi telah Dimulai!



Pesta demokrasi Pemilihan Umum 2009 secara resmi telah dimulai dengan kampanye terbuka 16 Maret 2009 kemarin. Secara bergantian, para partai politik akan memaparkan program, visi dan misi mereka di hadapan publik guna mempersuasikan para pemilih untuk mendukung partai mereka di Pemilu tanggal 9 April 2009 mendatang.

Begitu pula dengan Universitas Andalas yang tidak mau ketinggalan dengan pesta ini.
Ada pemilihan Rektor baru periode 2009-2013
“Salah satu syarat minimal kandidat rektor, yaitu pernah menjabat pembantu dekan. Jika hanya ketua jurusan, dia bisa dicalonkan sebagai pembantu rektor saja. Tidak lebih dari itu,” kata panitia sekretariat pemilihan Rektor Unand Drs Yasri. Proses pemilihan rektor dilakukan dua kali. pada 2 April pemilihan tingkat dosen dan 16 April pemilihan di tingkat senat. Total pemilih mencapai 1317 dosen dan 144 di antaranya anggota senat. Rektor Prof Dr Ir H Musliar Kasim MS dipastikan habis masa jabatannya Oktober mendatang. Oh ya katanya ada bebrapa Balon (bakal calon)Nama-nama itu adalah Prof. Dr. Novesar Jamarun, Prof.Dr.Eng. Mulyadi Boer, Prof.Dr. Helmi, Prof. Firman Hasan, SH, LLM, Prof. Elfi Sahlan Ben, Prof. Elfindri dan siapa lagi ya? pengganti Pak Mus nih....tapi siapun balonnya yang penting beriman dan bertaqwa kepada Allah SWY, bertanggung jawab, membela kepentingan mahasiswa, akrab pokoknya yang baik-baik aja ya

Rabu, 01 April 2009

Lama tidak Mengayuh



Jarang sekali mengayuh sepeda lamaku yang besinya mulai memake-up in dirinya sendiri karena rayuan udara yang selalu bereaksi mengajak menjadi korosi. Kini keberadaanya jauh dari majikannya. Jika liburan 17 Agustusan kakak perempuanku selalu nagajka bersepeda keliling kampung. Bawa tas ada makanan dan minuman terkadang hal yang lucu juga sering terjadi ketika malaju.

Selasa, 31 Maret 2009

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2008/2009 SEMAKIN DEKAT

Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2008/2009 semakin dekat, untuk UN SMA/MA akan dilaksanakan pada tanggal 20 s/d 24 April 2009, SMALB/SMK tanggal 20 sd 22 April 2009, dan UN untuk SMP/MTs/SMPLB dilaksanakan pada tanggal 27 sd 30 April 2009. Sementara itu Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk satuan pendidikan SD/MI/SDLB dilaksanakan pada tanggal 11 s/d 13 Mei 2009.



Berbagai persiapan telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi (Disdikpora) Sumatera Barat dalam menghadapi UN dan UASBN Tahun Pelajaran 2008/2009, baik dalam pembentukan kepanitian ujian, pendataan calon peserta maupun persiapan pembekalan sekolah dan calon siswa menghadapi UN dan UASBN nantinya. Khusus pembekalan untuk calon peserta UN dilakukan melalui peningkatan penguasaan matari mata pelajaran, seperti program kegiatan pengayaan dan remedial, penambahan jam belajar tambahan diluar jam-jam resmi, analisis dan perbaikan kelemahan penguasaan materi tahun sebelumnya, peningkatan penguasaan materi Standar Kompetensi Lulusan (SKL) UN 2008/2009 yang dikeluarkan oleh pemerintah sampai pada kegiatan pelatihan tatacara pengisian LJK (Lembaran Jawaban Konputer). Deman UN memang telah melanda sekolah-sekolah kita di Sumatera Barat, oleh karena itu perlu dukungan orang tua dan masyarakat untuk memberikan peluang/kesempatan kepada anak untuk dapat belajar lebih aktif dan tenang di rumah dan tidak mengadakan keramaian pada malam hari yang kemungkinan dapat mengganggu kosentrasi anak dalam mempersiapkan diri menghadapi UN pada yang semakin dekat.



Terjadi perbedaan mendasar dalam pengorganisasian kepanitian penyelenggara UN di Sumatera Barat tahun ini dibadingkan tahun sebelumnya, untuk panitia penyelenggara UN SMA/MA mulai dari tingkat provinsi, kab/kota maupun sekolah penyelenggara peran dan keikutsertaan perguruan tinggi tidak lagi berfungsi sebagai Tim Pengawas Independen (TPI) sebuah tim yang berada diluar kepanitian, tetapi dalam penyelenggaraan UN Tahun Pelajaran 2008/2009 sudah lebih jauh bertindak selaku penyelengara UN bersama Dinas Pendidikan dan Kanwil Dep. Agama. Sedangkan dalam kepanitian UN untuk SMK/SMALB dan SMP/MTs/SMPLB perguruan tinggi masih berfungsi sebagai TPI.



Dengan keterlibatan penuh para rektor, dosen UNAND dan UNP sebagai panitia UN SMA/MA di tingkat provinsi yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Sumatera Barat nomor 421-3-2009 tanggal 9 Januari 2009 serta unsur perguruan tinggi lainnya di daerah kab/kota yang ditetapkan dengan keputusan Bupati/Walikota bersangkutan diharapkan obyektivitas dan kredibilitas penyelenggaraaan UN di Sumatera Barat dapat dipertahankan. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya kita selalu mengupayakan agar UN diselenggarakan dengan jujur, dan sepanjang kejujuran ini dapat dipertahankan apapun hasil yang kita peroleh dari penyelenggaraan UN Tahun Pelajaran 2008/2009 harus disikapi secara arif, karena melalui kejujuran tersebutlah kita mampu mengkaji dan menganalisis serta mengukur kemampuan akademis anak-anak kita dan bagi sekolah diperlukan proses perbaikan pembelajaran sesuai dengan standar nasional pendidikan.



Baltekkomdik

Disdikpora Prov. Sumbar


Zaiful Zakaria, SH

Minggu, 22 Maret 2009

Refleksi Diri di Hari Kelahiran


Hari ini hari kelahiranku. Tatkala lahir, diriku menangis, sedangkan orang-orang disekelilingku tersenyum dan tertawa bahagia. Diantara mereka juga mendoakanku, agar kelak diriku menjadi anak nan sholeh. Berguna bagi keluarga, masyarakat, nusa, bangsa dan agama.

Sebagian besar dari kita ingat akan hari lahirnya. Namun sedikit saja dari kita ingat bahwa pada hari menjelang dilahirkan itu, sang ibu sakit dan menderita serta meregang nyawa. Menangis, menjerit dan meronta-ronta. Tak lupa pula disertai erangan rintihan, lontaran keluh dan cucuran peluh, serta tetesan darah. Mata berkaca-kaca dan mulut berkomat-komit dari bibir tipis ibunda. Memanjatkan seonggok doa yang terpatah-patah. Memohon pada Sang Maha Hidup, agar diri kita hadir ke dunia fana ini dengan selamat dan tak kurang apa-apa.

Perkenankan di hari kelahiran ini, aku mengenang akan sosok ibundaku. Yang kini telah tiada. Aku ingin mengenangkan akan kebaikan dan kasih sayangnya nan tulus dan tiada bertepi itu. Mengandung diriku kurang lebih 9 bulan dalam rahim dengan limpahan segenap cintanya. Membelai dan mengelus-elus perut sembari mengajak diriku berbicara. Walau soal itu aku tidak mengingat, namun samar-samar sentuhan jari jemari di perut ibu itu, masih terasa hangat dan lembut di lubuk kalbu.

Karenanya, di malam peringatan kelahiran, telah kukirim secarik doa pada-Nya. Menghaturkan ucapan lirih terima kasih, akan perjuangan ibunda di kala diriku masih dalam rahim dan buaiannya. Yang telah mengajariku mengucapkan dari mulai sepatah kata hingga beratus-ratus kata. Membimbing dan mendidik di kala kecil tentang makna akan keberadaan dan kehadiran diriku di dunia.

Telah kusaksikan dalam hidup ini, ribuan kali mentari bangun dan terbit di ufuk timur tatkala fajar tiba. Juga saat ia tidur dalam peraduan singkatnya dan tenggelam di horizon barat senja. Tatkala malam tiba pun, sudah tak terhitung dari penglihatan mata diri arti kehangatan lembut cahaya rembulan dan kedamainan lirih kerlap-kerlip bintang gemintang di ketinggian angkasa raya.

Kupejamkan mata sejenak, mengingat hari-hari yang telah lampau dan lalui. Sahabat dan saudara datang dan pergi silih berganti. Suka dan duka telah kukecap, serta sepenggal pengalaman hidup kureguk. Keberhasilan pernah diraih, namun kegagalan juga tak kuasa kutolak. Kesemuanya terkenang-kenang, akan menjadi serpihan-serpihan ornamen indah di bingkai langit pikiranku.

Mengenang itu, sepantasnya pula daku hari ini menundukkan kepala. Bersimpuh dan sujud ke haribaan-Nya, akan nikmat dan karunia serta berkah yang telah Engkau limpahkan padaku (dan keluarga) selama ini.

Pada hari ini, dari tiap-tiap tahun yang dilalui, aku masih bertanya-tanya, “darimana, hendak kemana dan apa?” Sebagian dari deretan tanya itu sudah aku jawab sendiri dari apa yang telah kuperbuat dalam tonggak-tonggak yang kupancangkan di perjalanan hidup ini. Namun masih saja menyisakan jawab yang tak bisa kuungkapkan hanya melalui kata-kata belaka.

***

Telah kugoreskan di awal tulisan sebaris untaian kata, “Tatkala lahir, diriku menangis sedangkan orang-orang disekelilingku tersenyum dan tertawa bahagia.” Pada saatnya nanti, “Ketika ajal menjemput, ingin diriku menyunggingkan senyum dan tawa bahagia. Sementara, orang-orang disekelilingku meneteskan air mata.“

Bukan air mata lantaran kesedihan semata-mata akan kepergianku. Namun air mata untuk mengingat dan mengenang, sedikit saja akan kebaikan dan darma baktiku. Yang pernah kutorehkan, di hari-hari singkat namun serasa panjang pada hidup dan kehidupanku.

Jika kelahiran merupakan ujung keberangkatan, maka kematian adalah pangkal kepulangannya. Batas-batas diantara keduanya itu tipis dan lembut. Bagaikan titian serambut dibelah tujuh. Lantaran itu, kala hari kelahiran tiba dan mengingatkannya, sudah sepantasnya pula kita mengingat akan hari kematian.

Filosof terkemuka Socrates pernah menyatakan, “Ketika aku meneliti rahasia kehidupan ketemukan maut, dan ketika kutemukan maut kutemukan sesudahnya kehidupan abadi. Karena itu kita harus prihatin dengan kehidupan dan bergembira dengan kematian karena kita hidup untuk mati dan mati untuk hidup.”

Dengan mengingat pula kematian yang kadang datang tiba-tiba itu, maka masing-masing diri kita diminta akan jawaban dari doa yang dipanjatkan orang-orang sekeliling ketika lahir: sudahkah diri kita ini berguna bagi keluarga, masyarakat, nusa, bangsa dan agama?

TRADISI PACU ITIK DI PAYAKUMBUH

Di Payakumbuh bukan hanya kuda yang berpacu, namun itik juga ikut berpacu. Lomba pacu itik ini dilaksanakan di 11 (sebelas) Gelanggang, 6 (enam) gelanggang di Payakumbuh, yaitu di; Aur Kuning, Sicincin, Ampangan, Tigo Baleh, Bodi dan Padang Alai, 5 (lima) Gelanggang di Kabupaten Limapuluh Kota.

Lomba pacu itik ini secara priodik di 11 Gelanggang tersebut dilakukan pada bulan April s/d Agustus, secara bergilir dilakukan di 11 Gelanggang tiap hari Sabtu dan Minggu. Namun untuk menggairahkan Pariwisata di Sumatera Barat sering seperti di Harau di Kabupaten Limapuluh Kota, Ngalau di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Solok sering mengundang anggota kelompok pacu itik untuk tampil pada even – even mereka.

Kelompok pacu itik ini tergabung dalam Persatuan Olahraga Pacu Itik (PORTI), hampir setiap sore bila tidak ada even pacu itik para anggota PORTI melatih itik – itik pacu di tiap – tiap Gelanggang.


SEJARAH PACU ITIK

Pacu itik lahir di kenagarian Aur Kuning, Sicincin di Kota Payakumbuh dan Padang Panjang di Kabupaten Limapuluh Kota. Sejarahnya masyarakat di 3 Kenagarian tadi merupakan masyarakat petani yang sawahnya berjenjang – jenjang Karen berada di perbukitan. Disamping bertani mereka juga memelihara itik yang di gembala di sawah. Ketika menghela itik dari atas ke bawah banyak dari itik – itik tersebut terbang laying kebawah, maka di cobalah melatih itik – itik tersebut untuk lomba anak nagari berupa pacu itik untuk menghilang kejemuan dalam bersawah.

Setiap tahun timbul inovasi dari masyarakat mencoba melatih itik itik mereka untuk terbang di daerah dataran dan berhasil. Sejak tahun 1927 maka berkembanglah tradisi pacu itik di 3 kenagarian tersebut, sampai saat ini terdapat 11 Gelanggang di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Tidak semua itik bias di jadikan itik pacu, ada beberapa criteria itik yang bias dijadikan itik pacu yaitu ; Warna paruh dan kaki sama, Mata dengan alis jaraknya tipis, Leher pendek, Sayap elang tidak boleh berpilin tapi lurus mengarah ke atas, Gigi ganjil 7, 9 dst, Ujung jari ada sisik kecil, dan Badan panjang model jantung.


PERSATUAN OLAHRAGA PACU ITIK (PORTI)

PORTI di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota di Ketuai oleh Dt. Parmato Alam, sering juga di sebut sebagai ketua Round Bond. Anggota PORTI tersebar di 11 (sebelah) kenagariaan. Saat ini pembinaan Round Bond berada di Dinas yang menangani fungsi pariwisata di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh memberikan dana pembinaan Rp. 2,5 juta per Gelanggang dan Dinas Pariwisata Kabupaten Limapuluh Kota memberikan dana pembinaan Rp. 1 juta per gelanggang setiap tahunnya.

Harga 1 (satu) ekor itik pacu yang masih nol Rp 100.000,- dan yang telah jadi > Rp. 1 juta. Dengan banyaknya peminat itik pacu maka masyarakat di 3 kenagarian yang budaya itik pacu sudah mengakar mulai melakukan pembibitan. Merekapun siap untuk melatih para peminat itik pacu dari mana saja untuk dapat melatih itik untuk di jadikan itik pacu.